tanpa kita sadari setiap detik kelahiran dan kematian terjadi secara bersamaan di dunia, kematian terganti dengan kelahiran, kelahiran dii...
tanpa kita sadari setiap detik kelahiran dan kematian terjadi secara bersamaan di dunia, kematian terganti dengan kelahiran, kelahiran diiringi oleh kematian.
dalam waktu 2 menit Ada yang datang dan ada yang pergi. Yang telah pergi digantikan oleh yang baru datang.
dalam waktu 2 menit Ada yang datang dan ada yang pergi. Yang telah pergi digantikan oleh yang baru datang.
Tidak bisa di pungkiri bahwasanya kematian itu pasti datang. Kita tidak tahu kapan datangnya, tidak pandang umur, waktu dan tanpa toleransi. Setiap makhluk yang hidup pasti akan mengalaminya, baik yang berakal, berinsting dan lain sebagainya (manusia, hewan, tumbuhan dan semua makhluk tanpa terkecuali pasti akan mati).
Bahwasanya setiap yang bernyawa itu pasti akan mati. (QS.Al Imran:185).
kata "MATI" seperti momok yang menakutkan bagi yang belum siap untuk menerimanya,
dan kadang ada sebagian yang menantikannya.
mungkin sebagian orang berfikir bahwa setelah kematian itu datang semuanya selesai.
dan kadang ada sebagian yang menantikannya.
mungkin sebagian orang berfikir bahwa setelah kematian itu datang semuanya selesai.
tidak.
sama sekali tidak justru kematian adalah awal kehidupan yang abadi.
hidup di dunia ini hanya sementara, hanya tempat bercanda gurau.
dan ada juga yang bilang (hidup itu hanya sekedar mampir minum). Kata-kata sederhana tapi memiliki makna yang mendalam.
Bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar saja. Surga dan neraka kita tidak tahu, tapi kita bisa berusaha untuk meraihnya. Surga dan neraka itu pilihan, mana yang kita pilih itu tergantung dari kita sendiri. Amal dan perbuatan kita kelak akan menjadi bekal kita di dunia abadi yang akan datang.
sama sekali tidak justru kematian adalah awal kehidupan yang abadi.
hidup di dunia ini hanya sementara, hanya tempat bercanda gurau.
dan ada juga yang bilang (hidup itu hanya sekedar mampir minum). Kata-kata sederhana tapi memiliki makna yang mendalam.
Bahwa hidup di dunia ini hanya sebentar saja. Surga dan neraka kita tidak tahu, tapi kita bisa berusaha untuk meraihnya. Surga dan neraka itu pilihan, mana yang kita pilih itu tergantung dari kita sendiri. Amal dan perbuatan kita kelak akan menjadi bekal kita di dunia abadi yang akan datang.
Takut mati itu wajar.
terlebih lagi bagi diri yang terlampau jauh dari illahi
Shalat jarang
sedekah kesedarnya saja
kebaikan seadanya bahkan kadang terpaksa
amal jariah hampir tak ada
anak yang shaleh dan shalihah pun belum punya
ketika mati entah bagaimana nasibnya.
terlebih lagi bagi diri yang terlampau jauh dari illahi
Shalat jarang
sedekah kesedarnya saja
kebaikan seadanya bahkan kadang terpaksa
amal jariah hampir tak ada
anak yang shaleh dan shalihah pun belum punya
ketika mati entah bagaimana nasibnya.
Banyak orang kadang frustasi dalam menjalani hidup.
padahal Hidup itu sungguh sederhana, yang rumit Cuma tafsirnya saja, begitu kata pram.
Dunia adalah batu loncatan untuk akhirat,
lakukan kebajikan
tinggalkan kemungkaran
patuhi aturan pencipta
in sya Allah akan aman dunia dan akhiratnya.
tapi terkadang Agama dianggap sebagai mitos, candu dan lain sebagainya. Mereka anggap segala yang nyata itu yang ada, sedangkan yang tidak Nampak, atau masih di alam bawah sadar manusia pun tidak dipercayai.
Banyak pemikiran yang tampaknya menarik, teori dan ide-ide yang realistis.
Tapi agama kadang tidak bisa dilogika, begitu juga kematian. Kita percaya mati itu pasti datang, entah kapan pun kita tidak tahu. Seperti apa kematian kita pun tidak dapat secuil pun menerka. Itu rahasia mutlak Tuhan. Apakah sudah siapkah menjemputnya? Pertanyaan yang hanya bisa dijawab setiap perorangan
. Setiap orang punya tanggung jawab, punya tujuan, dan timbangan masing-masing.
padahal Hidup itu sungguh sederhana, yang rumit Cuma tafsirnya saja, begitu kata pram.
Dunia adalah batu loncatan untuk akhirat,
lakukan kebajikan
tinggalkan kemungkaran
patuhi aturan pencipta
in sya Allah akan aman dunia dan akhiratnya.
tapi terkadang Agama dianggap sebagai mitos, candu dan lain sebagainya. Mereka anggap segala yang nyata itu yang ada, sedangkan yang tidak Nampak, atau masih di alam bawah sadar manusia pun tidak dipercayai.
Banyak pemikiran yang tampaknya menarik, teori dan ide-ide yang realistis.
Tapi agama kadang tidak bisa dilogika, begitu juga kematian. Kita percaya mati itu pasti datang, entah kapan pun kita tidak tahu. Seperti apa kematian kita pun tidak dapat secuil pun menerka. Itu rahasia mutlak Tuhan. Apakah sudah siapkah menjemputnya? Pertanyaan yang hanya bisa dijawab setiap perorangan
. Setiap orang punya tanggung jawab, punya tujuan, dan timbangan masing-masing.
COMMENTS